:

22 April 2009

Kursus yang Cocok untuk Si Buah Hati


Cerdas dari sekolah saja? Wah, rasanya di era globalisasi seperti saat ini, kok nggak mungkin ya kalau buah hati kita bakal menjadi lebih cerdas dari yang lainnya, jika hanya berpatokan pada satu institusi saja.

Solusinya? Masukkan ke tempat kursus! Kini seabrek tempat kursus banyak dibuka yang salah satunya mungkin sesuai untuk buah hati Anda. Ada kursus musik, melukis, olahraga, atau matematika. Agar anak unggul dan membanggakan, nggak ada salahnya kan bila orangtua mengikutkan si kecil dalam kursus-kursus tersebut.
Lalu kursus apa sih yang cocok untuk si buah hati yang usianya belum lagi genap 7 tahun? Sebab, percuma saja jika kita memaksakan kehendak mengikutkannya pada berbagai kursus yang tak sesuai dengan usianya.
Mau tahu kursus apa saja yang bisa dan tidak bisa Anda berikan pada si kecil? Silakan simak daftar berikut:

Belum Saatnya Beladiri

Dalam mengontrol keseimbangan tubuhnya sendiri saja, si buah hati yang masih balita belum sempurna. Begitu juga dengan koordinasi tangan, kaki dan mata yang belum dia kuasainya. Jadi, bagaimana dia bisa ikutan kursus beladiri? Selain itu, secara mental, si anak juga belumlah siap. Jadi, Anda tak perlu memasukan si kecil kursus beladiri, cukup ajak dia bermain “perang-perangan” di rumah atau mengajaknya menonton kakak-kakak yang sedang latihan beladiri.

Golf Terlalu Berat Tuh….

Olahraga ini menuntut koordinasi motorik yang sangat baik antara gerak tangan, mata, dan feeling yang baik. Anak kecil keterampilan motoriknya masih sangat sederhana. Akan tetapi jika kita hanya mengajaknya sesekali latihan di driving course, nggak apa-apa sih.

Renang

Olahraga ini baik dan sangat membantu perkembangan anak, khususnya koordinasi motorik. Banyak ahli mengatakan berenang bisa membuat anak pintar. Ajak anak ikut kursus renang, namun tidak untuk prestasi tapi untuk kesehatan dan kebugaran tubuh saja dulu.

Musik

Ini kursus yang cocok untuk si buah hati. Anak akan belajar mengenai simbol-simbol nada. Jika programnya adalah pengenalan ritme dan bentuk alat-alat musik, sah-sah saja. Begitu juga dengan memperdengarkan suara-suara instrumen dan menirukan nada-nada tertentu. Namun Anda jangan mengharapkan yang muluk-muluk bahwa selepas kursus anak pasti akan pintar menyanyi atau mahir memainkan alat musik.

Bahasa Asing

Di usia ini perkembangan bahasa anak berada dalam proses menuju kematangan. Anak diharapkan mampu berkomunikasi lancar dengan bahasa ibu, yakni bahasa yang biasa digunakan sehari-hari oleh keluarganya maupun lingkungan terdekatnya. Kalaupun berniat mengikutkannya pada kursus bahasa asing, semisal Mandarin atau Bahasa Inggris, pencapaiannya hanyalah sekadar kenal.

Mata Pelajaran Sekolah

Tidak mengapa anak ikut kursus ini jika ia memang sudah paham mengenai konsep jumlah, warna, maupun bentuk-bentuk dengan baik. Namun jangan terlalu dipaksakan yaaa…! Salah-salah dia nanti bosan!

Pemberian stimulasi pada anak sebaiknya memang disesuaikan dengan usia. Orangtua hendaknya memiliki pengetahuan mengenai tahap tumbuh kembang anak sehingga stimulasi yang diberikan pas dan hasilnya optimal.

Tidak ada komentar: