:

05 Januari 2008

In House Training Sekolah Tunas Global

Upgrading Ourselves To Be A Better Person

Acara yang digelar pada 2 dan 3 Januari 2008, dimaksudkan untuk meningkatkan antusiasme bekerja pimpinan, pendidik serta karyawan Sekolah Tunas Global dalam menghadapi tahun 2008.
“In House Training ini kami adakan secara berkala untuk meningkatkan kemampuan secara komprehensif para pendidik dan karyawan Sekolah Tunas Global, bukan hanya peningkatan kemampuan mendidik, tapi juga peningkatan kepribadian agar proses belajar mengajar yang merupakan hal yang rutin setiap hari dapat disikapi secara bijak untuk mendapatkan hasil sesuai standar pendidikan Sekolah Tunas Global,” jelas Ketua Panitia Nurma R.S.S., MBA.


In House Training yang berlangsung selama 2 hari tersebut mengetengahkan para pembicara yang kompeten di bidangnya masing-masing, yaitu Eppy S. Rachman (Founders Yayasan Mandiri Tunas Global yang merumuskan Visi dan Misi Sekolah Tunas Global sekaligus arsitek dan kontraktor Sekolah Tunas Global, Depok), Darius Pasaribu (Pimpinan Mitsui, Bontang Kaltim, KPA - Kalsium Pospat Amoniak - 10 terbaik dari perusahaan Mitsui Int), Gunanto, (Direktur Kurikulum Al Azhar, tim perumus KTSP Nasional Depdiknas, Ketua Litbang Depdiknas, konsultan sekaligus Direktur Pendidikan Sekolah Tunas Global), Pierre Gruno (pemain sinetron dan peragawan, guru pada Sekolah Kepribadian Mien Uno, juri kepribadian, pemilik lembaga inhouse training SDM), Ayah Edy (praktisi Multiple Intellegence, penggagas Indonesia Strong from Home, pembicara talkshow Smart FM, konsultan MI Tunas Global).
Acara yang wajib dihadiri oleh Pimpinan Yayasan, Pendidik dan Karyawan Sekolah Tunas Global ini diikuti oleh 40 peserta, bukan hanya Pimpinan Yayasan saja tetapi juga para staff seperti petugas keamanan, kebersihan dan kebun. “Diakhir acara, terpilih 2 orang peserta terbaik yaitu Diana, SPd dan Izatullah L.C. Kriteria pemilihan peserta terbaik berdasarkan kehadiran, antusiasme, partisipasi dialog dan performance,” ungkap Nurma menutup wawancara.



[+/-] Selengkapnya...


Baca Selengkapnya....

Tahun 2008 "Dancing SOQI!"

Tahun 2008 ini merupakan tahun yang sangat khusus dan istimewa bagi Bianca SOQI House. Tanggal 2 Januari, lembaran baru tahun 2008 ini dibuka dengan kunjungan Chairman Hsin Ten International Group, Gorden Pan ke Bianca SOQI House yang disambut dengan semangat yang dahsyat dari distributor Jabodetabek.
Kunjungan tersebut merupakan suatu penghormatan dan kebanggaan besar bagi Bianca SOQI House dan para distributor di Bisnis Hsin Ten. Kunjungan Chairman Gorden Pan didampingi oleh Jaya Lin, pimpinan Hsin Ten Indonesia dan Kurmanto, Business Dept. Manager Hsin Ten Indonesia.


Kedatangan Chairman Gorden Pan adalah dalam rangka penerapan program terintegrasi Hsin Ten Internatinal Group "Dancing SOQI" di tahun 2008 ini. "Dancing SOQI" bermakna bisnis Hsin Ten dengan brand SOQI-nya harus segera menggeliat bangkit bagaikan naga yang menari, memberikan aura keberhasilan bagi kita semua.
Pertemuan dibuka oleh GM Mariaty, pemilik Bianca SOQI House yang mengatakan bahwa kunjungan Chairman Gorden Pan di tahun 2008 yang sangat awal ini merupakan motivasi yang sangat berarti sehingga semakin terpacu untuk mengembangkan Bisnis Hsin Ten di Indonesia.
Pada kesempatan kunjungan ke Bianca SOQI House ini, Chairman Gorden Pan memberikan arahan serta penjelasan mengenai visi dari Hsin Ten International Group mengenai jalur pengembangan dari SOQI House yang kemudian akan menjadi SOQI Chi Spa yang terintegrasi secara international hingga seperti bisnis franchise global.
Selain itu, Chairman Gorden Pan juga memberikan penjelasan mengenai konsep bisnis jaringan Hsin Ten International Group secara global seperti bisnis jaringan manusia, jaringan SOQI House Chi Spa, jaringan bisnis internet dan beberapa bisnis jaringan lainnya.
Di akhir pertemuan, Chairman Gorden Pan menyempatkan diri berfoto bersama sambil mengucapkan Selamat SOQI yang dibalas oleh para distributor dengan Selamat SOQI! Dilanjutkan dengan pimpinan Hsin Ten Indonesia Jaya Lin mengajak para distributor yang hadir untuk berbagi rasa kepada semua lapisan masyarakat tentang makna dari pertemuan yang luar biasa ini dan sukses bersama SOQI di tahun 2008. "Ayo sukses bersama SOQI di tahun 2008. Saatnya wujudkan impian menjadi kenyataan. Tahun 2008, Dancing SOQI. SOQI-kan Indonesia. SOQI! SOQI! SOQI!".



[+/-] Selengkapnya...


Baca Selengkapnya....

Nonton Bareng Naruto di Detos dan Sepakbola di Margocity



Heboh kartun Naruto, ratusan pengunjung anak-anak pada Sabtu, 29 Desember 2007, Depok Town Square (Detos) bekerjasama dengan Global TV, menggelar acara nonton bareng Naruto.

Naruto, tokoh dalam sebuah film animasi yang sedang di gandrungi oleh anak-anak, remaja juga dewasa ini mampu menarik perhatian pengunjung khususnya anak-anak. Tidak hanya sekadar nonton bareng, dalam kesempatan itu juga digelar berbagai lomba seperti lomba mewarnai Naruto.
Puas menyaksikan Naruto, anak-anak dan para pengunjung lainnya bisa membeli berbagai aksesoris Naruto yang juga digelar di Detos.
Sementara itu, sebelumnya, pada 23 Desember 2007, Margocity juga menggelar acara nonton bareng Liga Italia Big Match antara Intermilan & AC Milan yang disiarkan langsung oleh Trans 7. Pengunjuk dapat melihat para pemain sepakbola andalan mereka di O-Zone Margocity. Acara ini juga dimeriahkan oleh grup band popular.



[+/-] Selengkapnya...


Baca Selengkapnya....

Lentera Bunda Pentas di Al Fikri

Empat perempuan yang tergabung dalam wadah bernama Lentera Bunda, pada tanggal 18 Desember 2007 lalu, dipercaya untuk tampil dalam salah satu acara ART WEEK yang dilaksanakan SD Al Fikri, JL. Raden Saleh, Sukmajaya, Depok.
Lentera Bunda yang memiliki program edutainment yang bernama Beranda Kita, terdiri dari Fitriani sebagai pemetik gitar, Chichi motivator, presenter sekaligus pembaca puisi, Metta peniup flute dan Tranty penyanyi dengan suaranya yang merdu. Sayang Metta sebagai peniup flute tidak dapat hadir saat itu.


Acara Beranda Kita yang bertema tentang lingkungan hidup berlangsung di Aula lantai 3 Gedung Ibnu Sinna, Sekolah Al Fikri. Aksi mereka di awali dengan lantunan lagu berjudul Pemandangan Alam, diiringi petikan gitar, dilanjutkan dengan dialog edukasi yang dibawakan oleh Chichi tentang lingkungan hidup. Dengan bahasa yang komunikatif disampaikan dampak yang ditimbulkan jika tidak memperhatikan lingkungan hidup seperti pemanasan global, bencana alam, punahnya spesies flora dan fauna akibat pembakaran dan pembalakan liar hutan.
Diharapkan anak didik SD Al Fikri untuk mulai memperhatikan lingkungan hidupnya, diawali dari beranda rumah masing-masing dengan menanam pohon. Dalam sesi terakhir, anak didik Al Fikri mendapat secarik kertas, spidol dan crayon, dan dalam waktu 3 menit mereka diminta untuk membuat tulisan atau gambar, puisi atau apa saja tentang bagaimana menyelamatkan dunia akibat pemanasan global. Dengan gembira mereka mulai menuangkan pikiran dan imajinasi masing-masing, kemudian dikumpulkan.
"Kami sengaja mengundang Lentera Bunda yang memilki program edutainment yang sangat menarik dengan musikalisasi puisi, nyanyi serta dialog edukasi,...mereka tampil baik sekali," ujar Lanny mewakili panitia ART WEEK SD Al Fikri. Dalam kesempatan tersebut, Lentera Bunda juga menyerahkan sebuah pohon dalam pot kepada seorang wakil anak didik SD Al Fikri, sebagai simbol kepedulian akan lingkungan hidup.



[+/-] Selengkapnya...


Baca Selengkapnya....

RS Bunda Grup dan Emergency Response Indonesia

Kembangkan Transportasi Medik Emergency Response

RS Bunda Grup bekerjasama dengan PT. Emergency Response Indonesia akan mengembangkan jasa evakuasi bagi bayi, anak, maupun ibu. Transportasi medik yang akan dikembangkan ini bernama Emergency Response (ER). Tak tanggung-tanggung, bukan hanya pasien, jasa medical transport ini juga mengurusi kebutuhan keluarga pasien mulai dari dokumen perjalanan hingga penginapan.
Transportasi medik merupakan bagian dari proses pelayanan suatu rumah sakit. Angka keberhasilan di dalam transportasi medik diantaranya ditentukan dari kecakapan, ketanggapan sumber daya manusia (SDM) nya, serta kelengkapan saranan dan fasilitasnya.


Direktur utama PT ER Indonesia, Shinta Daniel, SE, menyebutkan keberadaan ER merupakan salah satu jawaban untuk menjembatani atas fenomena ketidakpercayaan masyarakat akan layanan RS di dalam negeri, dengan jalan berbondong-bondong ke luar negeri. “ER akan mengasistensi komunikasi antara pasien dan dokter, ataupun menjadi asisten pribadi pasien untuk masalah kesehatannya,” jelasnya.
Sementara itu, koordinasi Medical Transport ER dan Bunda Grup, Dr. Didid Winnentouw, mengatakan bentuk layanan transportasi yang diberikan lebih mengkhususkan pada kasus bayi, anak, dan ibu.
“Bunda Grup mempunyai peralatan dan SDM yang berhubungan dengan kasus ibu dan anak, cukup lengkap dan terampil. Tak hanya itu, Pediatric Intensive Care Unit (PICU), dan Neonatus Intensive Care Unit (NICU) kita sudah termasuk kualifikasi baik,” ucapnya.
Ditambahkan Dr. Didid, bentuk pengembangan layanan RS Bunda Grup ini muncul akibat masih kurangnya layanan transportasi medik bagi ibu dan anak, utamanya bayi. “Beberapa medical transport yang terkenal pun tak memiliki tim khusus untuk evakuasi bayi. Setiap menemui kasus bayi, mereka selalu mengajak kita (RS Bunda Grup), perawat, peralatan dan incubator transport kita dibawanya,” ungkap Dr. Didid.

Layanan

Armada ER yang rencananya akan mulai beroperasi pada pertengahan November 2007 ini, memberikan berbagai jenis layanan antar jemput pasien. Layanan utamanya adalah transport medik bagi bayi, anak maupun ibu yang didampingi tenaga kesehatan yang berpengalaman, baik lewat darat maupun udara (pesawat komersil maupun sewa). Selain itu, ada layanan lain, misalnya rujukan medik, home care visit, mobile doctor, health assistance, maupun paket ‘rental’ peralatan medik. “Untuk transport medik, tak hanya rujukan dalam negeri saja yang kita layani, rujukan ke rumah sakit di luar negeri pun kita layani. Tentunya akan kita sarankan dulu untuk penanganan di rumah sakit di dalam negeri. Hal ini sesuai dengan kasus dan kondisi pasien serta kemampuan keuangan keluarga pasien,” tutur Shinta Daniel.
Dr. Didid pun menambahkan, saat ini ER masih memfokuskan pada panggilan dari berbagai rumah sakit, baik yang ada di Jakarta maupun di luar Jakarta. “Jika ditemui kasus ibu dan anak, kita akan tawarkan untuk perawatan di Jakarta atau rumah sakit lainnya. Intinya jangan sampai ER ini di-‘cap’ sebagai pembawa lari pasien ke luar negeri,” tegas Dr. Didid.
Peralatan yang adapun berhubungan dengan kasus ibu dan anak sesuai standar dan dicocokan dengan mobilitas transport medik, sSeperti incubator transport dan lain-lain.Tim Medis ER terdiri dari Dokter: Anestesiologis/Intensivis/Flight Surgeon yang telah memiliki sertifikat Advanced Trauma Life Support (ATLS), Advanced Cardiac Life Support (ACLS), Advanced Pediatric Resuscitation Course (APRC) dan Neonate Resuscitation. Perawat: Perawat Intensive Care Unit (ICU)/Perawat Emergency/Flight Nurse dengan sertifikasi Basic Trauma Life Support (BTLS), Basic Cardiac Life Support (BCLS) dan Neonate Resuscitation.

Prosedur Tindakan

Sebelum pasien mendapat layanan ER, tim medis ER akan melakukan penilaian awal terhadap kondisi pasien berdasarkan rekomendasi dari dokter spesialis yang merawatnya melalui rekam medis yang dikirim atau jika perlu ER akan mengirim tim medis sendiri untuk memeriksa kondisi pasien apakah ‘fit to transfer’? Dengan jalan darat atau udara? Dengan pesawat komersil atau sewa? Ke mana pasien akan dirujuk? dan lain-lain.
Setelah pasien dinyatakan transportable, tim medis segera menjemput dan mendampingi pasien untuk dirujuk dan dirawat di rumah sakit yang lebih baik sesuai kasusnya. “Jika risiko yang akan diadopsi pasien terlalu besar, kita menyampaikan kepada keluarga pasien untuk menjalani perawatan dokter terbaik di rumah sakit sehingga kondisi pasien stabil,” jelas Didid.
Layanan ‘on call’ ER ini dapat diakses melalui telepon yang akan dilayani 24 jam sehari dan tujuh hari dalam seminggu.
Layanan yang diberikan ER Bunda Grup:
1. Pengevakuasian dan pengawalan medik
a. Penyediaan medik dan non medik
- Penyediaan dokter spesialis dan rumah sakit di tempat tujuan
- Penyediaan jasa pengurusan paspor dan visa
- Penyediaan jasa pengurusan hotel dan akomodasi
- Penyediaan jasa pengurusan penanganan di tempat tujuan
b. Tim medik yang berpengalaman
- dokter anastesi, dokter dengan sertifikat hight surgeon, dan lain-lain
- perawat-perawat ICU, perawat udara dan lain-lain
c. Obat dan peralatan
d. Pelayanan yang terpercaya
- Ambulans untuk pasien dan tim medik
- Mobil untuk keluarga
e. Fiskal dan tax
f. Pendampingan anggota keluarga
2. Layanan Pendukung
a. Layanan antar-jemput bayi dan pediatri medik
b. Layanan, kunjungan rumah bayi dan pediatri medik
c. Layanan perawatan rumah bayi dan pediatri
d. Layanan 24 jam bayi dan pediatri
e. Penyewaan alat pediatri



[+/-] Selengkapnya...


Baca Selengkapnya....