Solusi Hidup Sehat Tanpa Obat
Tahukah Anda sebanyak 52 juta dari sekitar 115 juta perempuan Indonesia beresiko terkena kanker rahim (serviks) karena berbagai alasan. Bahkan menurut Yayasan Kanker Indonesia, saat ini penyakit kanker leher rahim mengakibat korban meninggal sedikitnya 200.000 wanita per tahun. Sayangnya banyak wanita terjangkit infeksi vagina karena pemakaian pembalut yang kurang berkualitas.
Dalam Kongres tentang penelitian dan keamanan Tampon di Amerika Serikat tahun 1999, dinyatakan bahwa zat dioxin (adalah sebuah hasil sampingan dari proses bleaching (pemutihan) yang digunakan pada pabrik pembalut wanita, tissue dan sanitary pad dan diaper) serta serat sintesis yang terkandung dalam pembalut wanita dan produk sejenis, berisiko tinggi terhadap kesehatan wanita, mulai dari keputihan, bau tidak sedap, infeksi vagina, haid tidak teratur, pusing, sakit pada payudara dan bahkan tingkat yang lebih parah, seperti resiko terhadap kanker serviks, endometriosis, kanker ovarium, kanker payudara, penurunan sistem kekebalan tubuh, radang serviks dan lain-lain.
Avail® Bio Sanitary Pad adalah pembalut wanita yang diproduksi dengan memakai teknologi tinggi yaitu BIO technology, dibuat dari bahan baku kapas, yang berkualitas tinggi dan tidak mudah tembus serta mengandung 17 jenis herbal alami di dalamnya yang mempunyai khasiat yang tinggi. Seperti mengatasi rasa sakit saat haid, keputihan, gatal-gatal, bau tidak sedap, mencegah myom/kista, infeksi vagina oleh bakteri, membasmi kuman/bakteri, alat kompres saat anak demam, bawasir, baik bagi wanita yang baru melahirkan, merangsang seks agar semakin harmonis, mengobati luka dan kurap, mengatasi susah tidur dan banyak khasiat lainnya.
Produk Avail® Bio Sanitary Pad terdiri dari pantiliner, night use (untuk digunakan malam hari saar menstruasi dan pasca melahirkan), day use (digunakan siang hari saat menstruasi). Untuk informasi lebih lengkap dan pemesanan, Anda dapat langsung menghubungi Tini Hedhy 081316419999.
29 Januari 2009
AVAILl® Bio Sanitary Pad
Diposting oleh
Majalah Adinfo Depok
Pukul
Kamis, Januari 29, 2009
0
komentar
Rubrikasi Kilas Usaha
28 Januari 2009
Student Performance and New Year Party
Tunas Global Preschool and Kindergarten
Meriah dan menghibur. Sekolah Tunas Global memulai tahun 2009 ini dengan dua kata tersebut. Melalui student perfomance yang dikemas dalam acara new year party ini Sekolah Tunas Global ingin mengkondisikan siswa-siswinya sekaligus untuk menyampaikan pesan agar berusaha lebih ekstra lagi untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih mandiri dan lebih bersikap peduli.
Acara ini meriah karena penampilan siswa masing–masing kelas mulai dari preschool sampai kindergarten memberikan nuansa segar. Dengan dresscode ”party” anak-anak mengekspresikan kemampuan bernyanyinya dalam gerak dan lagu. Acara ini juga dimaksudkan untuk memberikan hiburan dengan penampilan badut, sebuah simbol karakter yang sangat digemari oleh umumnya anak-anak. Terlihat jelas kegembiraan mereka melalui ekspresi wajah dan suara tawa yang tidak putus–putus.
Semburan kertas dari confetti yang diiringi lagu “di sini senang di sana senang” menutup acara yang sangat inspiratif ini. Happy New Year 2009!
Diposting oleh
Majalah Adinfo Depok
Pukul
Rabu, Januari 28, 2009
0
komentar
Rubrikasi Album
Al-Fauzien Gelar Seminar Bahaya Sinar Biru Terhadap Anak
Salah satu penyebab rusaknya perkembangan mata adalah bahaya dari sinar biru. Sinar biru adalah sinar dengan panjang gelombang antara 400-500 mm pada sprektrum sinar yang masih dapat diterima oleh mata. Sinar ini bisa mencapai retina dan menimbulkan luka fotokimia pada retina mata anak dan menyebabkan macula degenerasi yang terjadi pada saat dewasa. Dalam waktu yang singkat, dampak sinar biru bisa menggangu kerja retina hingga menghambat proses pembelajaran anak yang diperoleh lewat fungsi visualnya.
Sumber sinar biru yang paling dekat dengan anak adalah pancaran sinar matahari, layar televisi, lampu neon dan komputer. Perlindungan sinar biru haruslah dilakukan sedini mungkin. Sebagai orangtua, seringkali kita tak menyadari hal tersebut.
Nah, untuk menggugah kesadaran orangtua dan masyarakat banyak, maka pada Minggu, 21 Desember 2008, bertempat di Margo City, TK Al-Fauzien menggelar acara seminar bertajuk “Bahaya Sinar Biru Terhadap Anak”. Kegiatan tersebut diselengarakan bekerjasama dengan pihak Wyeth. Dalam seminar, TK Al–Fauzien menampilkan Peformance Angklung yang pernah pula dilombakan antar TK se–Depok dan TK Al–Fauzien meraih juara ke-II.
Dalam seminar disebutkan, perlindungan sinar biru haruslah dilakukan sedini mungkin. Salah satunya adalah dengan asupan Lutein yang sangat membantu melindungi mata terutama retina, dari kerusakan dengan cara menyaring sinar biru dan juga berperan sebagai antioksidan dengan cara menetralisir radikal bebas. Kebutuhan akan Lutein harus disuplai dari luar tubuh yang salah satu sumbernya adalah dari makanan yakni sayuran, buah, suplemen dan terutama ASI. Ini disebabkan, tubuh kita tidak dapat mensintesakan Lutein
Diposting oleh
Majalah Adinfo Depok
Pukul
Rabu, Januari 28, 2009
0
komentar
Rubrikasi Album
Grand Opening Telaga Arwana Cibubur
Satu lagi tempat rekreasi sekaligus sarana edukasi bagi keluarga, hadir di kawasan Depok-Cibubur dan sekitarnya. Telaga Arwana Cibubur (TAC) yang berlokasi di Jl. Jambore, Pondok Ranggon, Harjamukti, Cimanggis-Depok, pada Sabtu, 10 Januari 2009, diresmikan oleh Mensesneg Hatta Rajasa. Dalam sambutannya, Hatta Rajasa menyebutkan bahwa di era dan di jaman yang serba “kejepit” seperti saat ini, masyarakat dituntut untuk selalu kreatif dalam berbagai hal.
“Keberadaan TAC ini merupakan salah satu bentuk dari ekonomi kreatif masyarakat dan wajib kita dukung serta kita contoh. Karena kegiatan ini dapat menarik tenaga kerja, terutama penduduk atau warga sekitar,” ujarnya.
Acara berlangsung meriah dan banyak dihadiri para pejabat antara lain Walikota Depok Nurmahmudi Ismail, serta Wakil Bupati Tangerang Rano Karno. Selain dimeriahkan dengan live music, pengunjung juga dihibur dengan lomba memancing Galatama yang memperebutkan 2 buah mobil dan 5 sepeda motor serta berbagai perangkat elektronik.
Menurut sang pengelola, Sandy Agung Purnomo, TAC tak hanya sekadar tempat pemancingan tapi juga merupakan tempat rekreasi edukatif. Di sini, pengunjung bisa memancing, sementara anak-anaknya bisa menikmati water park dan outbound seperti menanam padi, menangkap belut atau melihat pembibitan ikan Arwana. Jika haus dan lapar, pengunjung bisa bersantap di gubug makan Mang Engking yang menyajikan aneka masakan yang lezat dan gurih.
Diposting oleh
Majalah Adinfo Depok
Pukul
Rabu, Januari 28, 2009
0
komentar
Rubrikasi Album
Lentera Insan Gelar Free Parenting untuk Masyarakat
Kemandirian Belajar: Realita dan Kebutuhan
Pada Minggu, 21 Desember 2008 lalu, Lentera Insan Child Development and Education Center mengadakan Free Parenting untuk masyarakat komplek Permata Puri I, Cimanggis, Depok.
Acara ini diselenggarakan di gedung SD Lentera Insan Permata Puri I yang dihadiri oleh para orang tua di komplek tersebut.
Free Parenting ini bertujuan untuk berbagi ilmu dan pengetahuan terkait dengan pendidikan anak serta mempererat silaturahim antara pihak sekolah dengan masyarakat di sekitar sekolah.
Acara yang dibawakan oleh Hj. Fitriani F. Syahrul M.Si., Psi. selaku direktur dan psikolog sekolah Lentera Insan ini, mengangkat tema “Kemandirian Belajar: Realita dan Kebutuhan”.
Tema tersebut didasarkan pada temuan di beberapa penelitian dalam dan luar negeri yang menyatakan bahwa kemandirian belajar memiliki peranan penting dalam menunjang kesuksesan prestasi belajar anak di kemudian hari.
Dalam penelitian yang dilakukan di Kanada kepada 4.786 keluarga yang memiliki anak usia 9-16 tahun tentang pembentukan home learning environment, membuktikan bahwa manajemen stress dan konflik orang tua dalam keterlibatan membimbing anak menyelesaikan tugas rumah memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk pola belajar anak yang efektif.
Selain itu, tuntutan orang tua untuk meningkatkan performa akademis anak yang lebih besar –yang biasanya dikeluarkan dalam bentuk complain dan tekanan– memiliki efek yang negatif terhadap perkembangan kemandirian anak.
Menurut hasil penelitian yang dilakukan Fitriani, anak yang memiliki kemandirian belajar yang tinggi biasanya berkembang dari pola asuh orang tua yang demokratis, disertai adanya kehangatan interaksi antara orang tua dan anak.
Kemandirian belajar pada anak akan terbentuk dengan baik jika orang tua mampu mendampingi anaknya secara tepat dalam belajar. Artinya, orang tua mampu membaca dan mengetahui kebutuhan anak, mengerti kapan harus membantu anaknya dengan bimbingan yang penuh, dan kapan harus melonggarkan bantuannya dan memberikan kepercayaan penuh untuk menguji kemampuan anaknya sehingga kepercayaan diri anak akan tumbuh dan akan merasa bahwa dirinya sanggup untuk mengontrol dirinya dalam berbagai hal, terutama belajar.
Diposting oleh
Majalah Adinfo Depok
Pukul
Rabu, Januari 28, 2009
0
komentar
Rubrikasi Album